BAB I

PENDAHULUAN

  1. A. Latar Belakang

Pada kenyataannya, penulis sering menjumpai siswa mampu menyelesaikan soal matematika non cerita (soal dalam bentuk model matematika), tetapi mereka mengalami hambatan dan tidak mengerti apa yang seharusnya mereka lakukan ketika siswa menghadapi soal cerita.  Kata-kata yang sering muncul dari siswa : ”Pak, soal cerita ini diapakan?”  Sebuah ekspresi yang menggambarkan ketidaktahuan dan kesulitan siswa dalam menghadapi soal-soal cerita.

Read the rest of this entry »

Belajar dan Pembelajaran

Posted: July 23, 2010 in Uncategorized
  1. 1. Pengertian Belajar

Belajar merupakan hal yang penting dalam proses pendidikan, karena keberhasilan pendidikan tergantung pada proses belajar siswa. Banyak pendapat yang memberi definisi tenang belajar, di antaranya Hamalik (1990) mendefiniskan “Belajar adalah suatu bentuk pertumbuhan atau perubahan dalam diri seseorang yang dinyatakan dalam cara-cara bertingkah laku yang baru berkat pengalaman dan latihan”. Selanjutnya menurut Hudoyo (2001) “Belajar merupakan suatu proses aktif dalam memperoleh pengalaman atau pengetahuan baru yang menyebabkan perubahan tingkah laku”. Sedangkan menurut Sudjana (1989) “Belajar adalah proses yang ditandai dengan adanya perubahan pada diri seseorang, perubahan tersebut dapat ditandai dengan berbagai bentuk, seperti pengetahuan, pemahaan, sikap, tingkah laku, keterampilan, kecakapan, kebiasaan, serta perubahan aspek lainnya”. Read the rest of this entry »

Para pakar teori belajar menggolongkan pengetahuan menjadi dua, yaitu pengetahuan deklaratif dan pengetahuan prosedural (Depdiknas, 2003 : 10). Pengetahuan Deklaratif adalah pengetahuan mengenai sesuatu. Misalnya definisi persegi, unsur-unsur persegipanjang, jumlah sudut dalam sebuah segitiga adalah 180o. Sedangkan pengetahuan prosedural adalah pengetahuan mengenai bagaimana seseorang melakukan sesuatu. Misalnya bagaimana melakukan operasi matematika, cara melukis segitiga, langkah-langkah pemecahan masalah dalam bentuk menyelesaikan soal-soal cerita dan lain-lain.

Pemecahan masalah matematika merupakan upaya penyelesaian masalah matematika. Menurut Bell (dalam Nawadlir, 2002: 4) “Pemecahan masalah adalah proses penemuan suatu respon yang tepat terhadap situasi yang benar-benar unik dan baru bagi siswa”.

Ruseffendi (1988: 341) menyatakan bahwa ada beberapa sebab soal-soal tipe pemecahan masalah diberikan kepada siswa, yaitu:

1) dapat menimbulkan keinginan tahu dan adanya motivasi, menumbuhkan sifat kreatif, 2) disamping memiliki pengetahuan dan keterampilan (berhitung, dan lain-lain), disyaratkan adanya kemampuan untuk terampil membaca dan membuat pertanyaan yang benar, 3) dapat menimbulkan jawaban yang asli, baru, khas, dan beraneka ragam, dan dapat menambah pengetahuan baru, 4) dapat meningkatkan aplikasi dari ilmu pengetahuan yang sudah diperolehnya, 5) mengajak siswa memiliki prosedur pemecahan masalah, mampu membuat analisis dan sintesis, dan dituntut untuk membuat evaluasi terhadap hasil pemecahannya, 6) merupakan kegiatan yang penting bagi siswa yang melibatkan bukan saja satu bidang studi tetapi (bila diperlukan) banyak bidang studi, malahan dapat melibatkan pelajaran lain di luar pelajaran sekolah; merangsang siswa untuk menggunakan segala kemampuannya. Read the rest of this entry »

Abstrak

Tulisan ini secara deskriptif mengemukakan tiga keterampilan simultan yang seharusnya dikuasai oleh peserta didik dalam proses pendidikan, yaitu : keterampilan hidup (life skill), keterampilan teknis informasional, dan keterampilan managerial. Pendidikan seharusnya dipahami dalam konteks mempersiapkan peserta didik untuk menguasai spektrum keterampilan tertentu sehingga selalu survive dalam berinteraksi di masyarakat. Keberlangsungan hidup sebuah lembaga pendidikan ditentukan oleh peran responsif yang dimainkannya bagi masyarakat sekitarnya.  Eksistensi lembaga tersebut ditentukan oleh relevasinya dalam memberikan respons terhadap perkembangan dan perubahan kebutuhan serta persoalan di masyarakat. Sekolah seharusnya mengambil peran sebagai learning service center, dan healthy personality self-identification and development center. Dengan senantiasa melakukan peningkatan profesionalitas kinerja di seluruh komponen penyelenggara sekolah, maka harapan bahwa  sekolah sebagai lembaga yang bergerak dalam industri jasa pendidikan tetap diminati dan survive di tengah-tengah masyarakat dapat terwujud. Read the rest of this entry »

Geometri dan Permasalahannya

Posted: June 20, 2010 in Uncategorized

Geometri didefinisikan sebagai cabang matematika yang mempelajari tentang titik garis, bidang dan benda-benda ruang serta sifat-sifatnya, ukuran-ukurannya dan hubungan satu dengan yang lain. Geometri dapat dipandang sebagai suatu studi tentang ruang fisik (Muharti, 1986). Sedangkan tujuan dalam mempelajari geometri menurut Susanta (1996) adalah mengembangkan berpikir secara logis, mengembangkan daya tilik ruang (spatial sense) bagi dunia nyata, sedangkan menurut Clements dan Batista (1990) adalah menunjang mata pelajaran yang lain. Daya titik ruang sangat diperlukan sebagaimana digunakan untuk menafsirkan, memahami, mempelajari dunia geometri dan merupakan salah satu dari kompetensi intelektual manusia. Daya titik ruang sangat penting untuk pemikiran ilmiah dan dapat digunakan untuk memecahkan masalah. Read the rest of this entry »

Hakikat Matematika

Posted: June 19, 2010 in Uncategorized

Matematika merupakan cabang ilmu pengetahuan yang berkenaan dengan hal-hal yang abstrak berupa ide-ide, struktur-struktur, dan hubungan-hubungan yang diatur menurut urutan yang logis dan terorganisir dalam sistem matematik (sistem deduktif). Banyak sekali definisi yang dikemukakan oleh para ahli tentang pengertian matematika, tetapi belum ada satupun dari definisi-definisi tersebut yang dapat dianggap representatif  untuk menjelaskan matematika secara utuh. Matematika berkaitan dengan obyek-obyek dan hubungan antara obyek-obyek itu, atau dengan kata lain bahwa matematika membahas tentang konsep, fakta (simbol), prinsip dan skill (operasi) matematika dan hungan antara satu dengan yang lainnya. Read the rest of this entry »